HOW I SURVIVE IN COLLEGE LIFE PART 2 #TIARASTORY

The first 6 months in 2017 has brought me so many experiences. 2 bulan pertama di tahun 2017 diawali dengan aku GOT SICK really SICK. Pusing, muntah, then gejala typus. I have maag. Aku literally  gaboleh banyak gerak selama hampir 3 minggu dan itu bener2 gaenak banget. Sebenernya Alhamdulillah berdasarkan track record ku, aku ga pernah sakit separah ini. Alhamdulillah, aku anaknya punya daya tahan yg tinggi bisa dibilang jarang sakit. But this.. faktor kenapa aku sakit mungkin ada banyak macemnya yg paling matters sih karena aku ga siap buat makan makanan diluar rumah literally tiap hari selama 1 semester pertamaku ditembalang. IT DID IT REALLY DID. Aku yg notabene dirumah selalu dimasakin ibu jarang banget makan di luar seketika itu juga makan diluar dan aku yahh my fault, mungkin jajan sembarangan warung apapun itu yg penting KENYANG dan kalo akhir bulan MURAH dan bisa buat mikir lagi otak hehhee.. dan gatau kadang some of them are not hygenic enough. Intinya sih perut aku gasiap buat nerima itu dan ditumpuk dengan capek nya selama 1 semester bruk ambruk di liburan. DAN aku krs pas sakit itu bener bener gaenak bgt KRSan dengan dealing with my stomach. But hamdalah gone through it well:’’’(((( Jadi sekian cerita singkat sakit saya.. dan movee to my literally college life!

Jadi di semester dua ini, diawali dengan banyak kegiatan semacam AD/ART, Rapat kerja, Makrab dsb. Ngga begitu melelahkan sih Cuma waktu weekend emg kesita, but aku enjoy aja lewatin semua itu. Apalagi makrab HEHE. Dengan makrab kita bisa lebih mengenal, dan have fun! Sayangnya dengan aku ikut organisasi 2, jadi harus bisa bagi waktu sih apalagi kalo makrab/rapat kerjanya pada tanggal waktu yg sama. ABSTAIN.  Awal awal perkuliahanku semester 2 sih nothing much yah biasa kek biasa wkwkkw then kegiatan danuspun berdatangan danus proker ini proker itu jualan gorengan tiap minggu~ first proker aku yaitu TOEFL&workshop and u know what aku dijadiin apa? Koor sponsorship J tercengang gais. I DON’T HAVE ANY IDEA ABOUT SPONSORSHIP. AT ALL. I mean aku gatau cara2 biar tembus gitu lhoo apalagi jadi koor gengs:’) tapi banyak yg bantuin dari advisor acara dan kating jga dikit-dikit bisa sih dikit –dikit ngerti sih MOU itu buat apa hehehehe intinya belajar lah disini belajar ngatur orang, jd koor itu gimana.. dan at the same time aku juga nyiapin di first proker aku di dimas. Inget kan dimas itu apa gais?

Nah pada bulan bulan yg sama antara april – mei lah terhectic sih mei :’) nah yg first proker aku ini didimas FEB BERBAGI jadi semacem buka bersama bareng sama anak yatim gitu.. ini best sih

Jadi disini aku jadi koor lagi koor konsumsi J pas aku nerima tawaran ini aku ga expect bakal segede ini tanggung jawabnya. Fungsinya sih secara garis besar simpel siapin makanan buka bersama dan sembako/bingkisan untuk sumbangan. That’s it. Tak semudah itu ternyata...... sebenernya dari awal kita (sm anggota) udah prepare well banget mulai dari survey makan, tajil, sembako but ada lah ya pembina yg maunya gini – gini mungkin for her/him this is for “good” jadi ya mau gimana lagii nurutt dirubah deh segala macem ga semua sih tp beberapa.. dan itu h-2 minggu seriously i’m lil bit panick. Oh nope, so panick. Gangerti lagi itu makanan juga belom fix dan segala macem. Kena omelan juga harus gini gini, omelan-yang-you-know-what make me down. Really down. At that point h-10 hari kalo gasalah, i really want to give up.... i cried, i told my senior i couldn’t do this anymore.. i’m so fucked up.

Sorry gais tp ini aku ga ngelebai lebaiin, aku yg notabene emg agak sensitifan dan kondisi banyak tugas mau UAS dsb aku bener2 mencapai di titik terlemahku.. kalo kayak gini i can’t bear but telling other what i feel, just tell and cry. Hamdalah lagi, aku dikirimin Alah orang orang yg support aku pada saat saat itu told me not to give up, remember its ur own responsibility just dont. U have to go through this. I’ll help u. Those words. Yah.. i can admit mungkin aku se stres itu and what i need the most is just comfortness, support,those words dan solat minta pertolongan sama Allah. You shouldn’t be like this tiara, u have to finish what u start. Never leave anything undone. and then i stand up again. I followed what you-know-who’s rules. Okay just follow it. Follow the ryhtmes. Aku juga bersyukur banget dikirimin temen2 konsumsi yg helpful apalagi pas hari H yg bener2 hectic, they helped me a lot :’) if one of u read this someday, so sorry guys i can’t be the best coordinator for u.

Tau ga? Ada cerita menarik dibalik FEB BERBAGI ini ditengah hecticnya ngurusin konsumsi saat h-7 di saat itu juga jumlah donasi belum cukup untuk ngecover biaya misal aja nih ya aku agak lupa misal target 20 juta. Baru terkumpul 5 juta. H-7 gais h-7 ouch atau bahkan itu kayaknya h-4/h-3. Mau gila ga si pusing bet dah itu koor donaturnya, but lagi – lagi emang Allah tu maha baik dan penyayang apalagi kita nianyabuat sedekah untuk anak yatim, Alhamdulillah h-2 donasi mulai berdatangan 1juta 2 juta 500 ribu 3 juta dan sampe h-1 semua dana tercover bahkan lebih dan pada hari h literally lebihhh ALHAMDULILLAH suatu keajaiban banget.. acara berjalan lancar, makanan ga kekurangan bahkan sisa lumayan buat lauk sahur wwkwk

Disini yg aku pelajarin dari proker feb berbagi itu adalah keikhlasan dalam membantu, kekuatan doa, pantang menyerah. Acara amal kayak gini yg kadang bikin aku merinding, aku bener bener ngerasain capeknya nyiapain semua itu brg temen2 dari jauh2 hari sampe hari H dan SEE pas hari H ngeliat senyum anak2 yang seneng nenteng amplop dan bingkisan snack menyalami kami sebagai panitia satu persatu, masyaAllah rasa capek itu seketika lenyap. Sesederhana itu. This is why i like doing social activities. Mungkin kegiatan sosial ga kasih kamu surplus, reward, penutupan di restoran mahal. Tapi kegiatan ini kasih kamu kepuasan tersendiri yang gabakal ternilai seriously gais, ini tentang hati. Keikhlasan kita memberi, membantu dan bersilaturahmi khususnya dengan sesama muslim.

Buat di BEM sendiri, i enjoyed. Aku mulai belajar gimana itu berorganisasi dan networking sama temen2 lain di bem. Di Dimas, our bond is getting stronger day by day. We’re like family. Rapat + maen werewolf is my favorite!

Di Semester dua ini emang lebih capek dari semester 1 jelasss, banyak agenda rapat, dan aku masih harus ngelesin anak juga.. tapi aku menikmatinya kayak air ngalir just let it flow. Dihari – hari terakhir semester 2, aku ngejar banget belajar apalagi pas UAS seriously kebanyakan belajar sistem SKS semua tapi hamdalah going through it well with much hardwork.

So, in this semester, i learn many things. First, The importance of networking ; gimana cara face new person, having bond with them, treat them well as we want to be treated. Second,  to be hardworker, no matter what happens u just have to be strong, professional, and never give up. Third, learning how to be leader in a team, how u have to divide the task to ur members. Fourth, not to forget having fun after a long hardwork. AND i met many people who are so amazing. I mean they can be so capable in organization, they can be serious but also they can be having fun in the right time. I’m impressed and thankful for it.


Hai gaiss so welcome back to my college story part 2 which means second semester.  Yeay!! Sorry i’ve been busy with lot of things. And just write it now, in holiday. Wait for another post. Trying to write more in this holiday. Thank you for reading my post! Lots of love<3

Komentar