PEOPLE NEED TO EDUCATE THEMSELVES #MYTHOUGHT
So this morning after i woke up, checked my phone as usual people nowadays, and saw a post from @pekalonganinfo in instagram. It’s a video showing people in kertaharjo if i’m not mistaken was angry with the caps aka polres Pekalongan because the caps prohibited people to fly the air ballons. Why? They disturb fligh activities.
As far as i know that jauh hari sebelumnya udah ada surat edaran dari AirNav yang mengatakan bahwa daerah jawa tengah yang mostly banyak menerbangkan balon udara dihimbau untuk tidak menerbangkan lagi karena dapat menganggu penerbangan. Pihak airnav juga menerbitkan Notice To Airmen (NOTAM) dengan nomor A2115 berlaku satu bulan sejak diterbitkan 25 Juni 2017, supaya pilot waspada akan hal ini. Tidak hanya penerbangan domestik saja namun juga penerbangan internasional. Karena wilayah jateng kerap dilewati penerbangan dari Australia dan china. FYI, Pihak Airnav dalam surat edarannnya mengatakan bahwa penerbangan balon udara dengan dimensi dan kemampuan mencapai ketinggian jalur penerbangan dapat akan merusak pesawat jika tertabak dan dapat terancam merusak mesin pesawat. Dalam surat edaran, pihak airnav juga akan memberikan upaya persuasif untuk mengedukasi masayarakat lebih lanjut.
FYI, tradisi untuk menerbangkan balon udara ini selalu dilakasanakan tiap syawalan didaerah Pekalongan sejak dulu. Tradisi syawalan dikenali oleh masyarakat Jawa sebagai rangkaian dari tradisi keagamaan karena dilekatkan pelaksanaannya seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri dilaksanakan. Pada hari syawalan biasanya ada lopis raksasa, festival, penerbangan balon udara dan sebagainya.
Ok let’s talk about it
I think balon udara selain bakal membahayakan penerbangan, balon yang jatuh juga bakal littering our environment right? Beberapa kasus kemaren dipekalongan juga ada balon yang jatuh tersangkut di atap rumahrumah warga bahkan ada yang sampai garasi nya rusak gara2 ada petasan yang dikaitkan ke balon udara. Bukankah sangat merugikan? Dan banyak mudaratnya? Tsahh...
But what i want to point is that how people react about pelarangan penerbangan balon udara ini. So many negative comments on pekalonganinfo pro kontra and etc. Like i have explained on the beginning, in that video polisi malah diusir and said “bali bali domene polisi pok.., kurang gawean... tradisi pak...” for seconds... wow i’m suprised! Oh my god how can people say something like this... dan ada komen juga yang bilang “pesawate kon prei pas syawalan” omg so hilarious.
People need to be educated really. Okay i say something like this it’s not because i am such expert but let’s educate ourselves. Sopan santun nya dimana? Katanya orang jawa?
Terlepas dari aturan yang harus dipatuhi untuk setiap WNI, keslamatan para penumpang pesawat is more important. Imagine if your family is still in that airplane who damaged because of air ballon and that airplane crashed. All people in that airplane dead. How?
Tradisi harus dipertahankan. Okay bagus itu tradisi and i’m really appreciated that. Sebagai warga pekalongan juga i’m so proud of Pekalongan who became as creative city by UNESCO. I’M SO PROUD OF THAT. Batik, megono, syawalan, pawai, kirab, i’m so proud of these all, and appreciated it.
But jangan kolot lah, don’t act like stupid people, banyak banyak browsinglah. Educate yourself lah.
Ada yang bilang kan belum ada kejadian pesawat jatuh gara gara balon udara. What the hell? Kalo emang ada yang jatuh baru tau rasa nyeselnya tuh.. f*cking stupid, open your mind, don’t act like primitive people. We are in millenials generation babes...
Dan perlakuan yang tidak sopan kepada polisi itu.. mereka polisi lho penegak hukum terlepas dari katanya polisi inila itulah.. kita sebagai warga negara yang baik seharusnya harus mematuhi itu..
As you know, pihak dari airnav juga sudah mengusulkan cara untuk mengendalikan balon udara tersebut seperti ditali dan jangkarnya ada didarat sehingga hanya dapat mencapai ketinggian tertentu dan seperti jaman dahulu jika dipanaskan dibawah saja tanpa pemanas yang ikut terbang. I think itu alternatif yang baik, tidak mengancam keslamatan, tradisi tetap ada. Atau dengan cara= cara lain, tidak menggantinya namun merubah pengelolaannya dengan lebih baik
I think dari pihak AirNav dan kepolisian juga kurang memberi sosialiasi kepada masyarakat sehingga cara – cara polisi untuk menyita langsung (represif) membuat masyarakat geram. Sebaiknya jauh – jauh hari masyarakat harus diedukasi dan diberi sosialisasi terlebih dahulu.
But above all, i think that people should educate themselves. Nowadays, there are google, you can google it, and know what you don’t know easily. Jangan primitif, jangan kolot, zaman terus berubah. Keeping the tradition exist is important. But keeping our environment is more important. What if we keep both of them, it is the very best way right?
Hello readers! By the way ini opini ku pertama di personal blog ini yeyy maaf jika maish banyak kurangnya dan ada yang merasa tersinggung atau apa.. karena keresahanku ini seeing negative comments on instagram so i just wanna share my opinion about it.. not so sistematic but nevermind it’s mine lol so happy reading! If there are any comments, share it, and let’s talk about it. See ya xx
So sorry to write in mix bahasa-english again wkwkww^^
Sources :
ABSOLUTELY AGREED.
BalasHapusNo need to be kolot lah ya kita masyarakat kota yang siap menerima peradaban baru. Unch.
unchh thankyou by the way <3
Hapus